Setiap perjalanan ke suatu tempat pastilah mengundang kita untuk menguji selera kuliner kita. Apakah kita suka kulinernya? Seperti apa rasanya? Enakkah? Tak terkecuali bagi saya untuk menyempatkan kuliner dikota ini. Perjalanan kuliner dipastikan tak pernah luput dari plan perjalanan saya. Walau tidak semua kuliner sempat saya abadikan tapi insyaAllah rasa kuliner itu masih terasa di indera pengecap saya.
.
Berjalan menyeberangi selat yang harus ditempuh selama kurang lebih 4-5 jam dan ternyata saya menemukan kuliner yang tak jauh berbeda dengan tempat saya tinggal, yaitu nasi lowong. Namanya cukup unik, nasi lowong dan harganya pun harga masyarakat pada umumnya. Nasi ini sekilas mirip dengan nasi jinggo di Bali, sama2 berbungkus daun pisang. Untuk lauknya sendiri pun sama hanya saja nasi lowong bisa ditambah dengan beberuk. Beberuk sendiri potongan kecil terong yang bercampur dengan sambal. Walaupun cuma 5000 tapi nasi ini cukup mengenyangkan bagi manusia2 kelaparan di perjalanan.
Aah beruntungnya ku menemukanmu....
Nasi Lowong..
.
Kuliner berikutnya ga kalah seru loh. Kuliner ini namanya nasi balap puyung. Sesuai namanya ya, makan nasi ini serasa balapan. Iya balapan, balapan sama pedesnya makanan ini. Isinya makanan ini ada nasi, kedelai, sisit ayam sama sambel yang pedesnya juara. Buat saya yang penyuka pedas, recomended banget ini mah. Begitu kembali ke kota asal, saya bener2 kangen berat ama makanan ini. Walaupun makanannya sederhana tapi sensasinya itu loh, rrruuaar biasa banget. Buat yang travelling ke Lombok, musti banget coba ini yaa, biar makin penasaran rasanya saya kasih spoiler fotonya yaa..
Gimana keliatan enak kan? Pasti lah! Cobain gih rasanya.
Sebenernya ada 1 lagi kuliner yang sya makan cuman berhubung lapaaar jadi tak sempatlah mengabadikan momen makanan itu. Nanti searching saja di google yak. Oiyaa nama makanan ini adalah Sate Meranggi. Sate yang dibuat dari daging sapi ini enak banget gess, rasanya pedes manis gitu guys. Enak lah, recomended pisan.
.
Berjalan menyeberangi selat yang harus ditempuh selama kurang lebih 4-5 jam dan ternyata saya menemukan kuliner yang tak jauh berbeda dengan tempat saya tinggal, yaitu nasi lowong. Namanya cukup unik, nasi lowong dan harganya pun harga masyarakat pada umumnya. Nasi ini sekilas mirip dengan nasi jinggo di Bali, sama2 berbungkus daun pisang. Untuk lauknya sendiri pun sama hanya saja nasi lowong bisa ditambah dengan beberuk. Beberuk sendiri potongan kecil terong yang bercampur dengan sambal. Walaupun cuma 5000 tapi nasi ini cukup mengenyangkan bagi manusia2 kelaparan di perjalanan.
Aah beruntungnya ku menemukanmu....
Nasi Lowong..
.
Kuliner berikutnya ga kalah seru loh. Kuliner ini namanya nasi balap puyung. Sesuai namanya ya, makan nasi ini serasa balapan. Iya balapan, balapan sama pedesnya makanan ini. Isinya makanan ini ada nasi, kedelai, sisit ayam sama sambel yang pedesnya juara. Buat saya yang penyuka pedas, recomended banget ini mah. Begitu kembali ke kota asal, saya bener2 kangen berat ama makanan ini. Walaupun makanannya sederhana tapi sensasinya itu loh, rrruuaar biasa banget. Buat yang travelling ke Lombok, musti banget coba ini yaa, biar makin penasaran rasanya saya kasih spoiler fotonya yaa..
Gimana keliatan enak kan? Pasti lah! Cobain gih rasanya.
Sebenernya ada 1 lagi kuliner yang sya makan cuman berhubung lapaaar jadi tak sempatlah mengabadikan momen makanan itu. Nanti searching saja di google yak. Oiyaa nama makanan ini adalah Sate Meranggi. Sate yang dibuat dari daging sapi ini enak banget gess, rasanya pedes manis gitu guys. Enak lah, recomended pisan.


