Selembar dirimu,,
Membuat orang senang..
Membuat orang sedih..
Membuat orang galau
dan membuat perubahan-perubahan bagi manusia
Selembar saja,,
Kupunya dirimu
Dia punya dirimu
dan Mereka semuapun memilikimu
Namun, dunia tak bersorak karnanya..
Selembar,,
Yang hanya berarti satu lembar
Sama namun berbeda pada tiap orang
Apalah sihirmu ini??
Kau sanggup membuat semua orang
Bagaikan kerbau yang dicucuk hidungnya..
Bahkan hingga menggadaikan nuraninya
Demi memilikimu berlembar-lembar..
Cari Blog Ini
Kamis, 29 Januari 2015
Selasa, 27 Januari 2015
Dunia
Jatuh, berserak dan menyampah..
Tersapu angin barat, kencang menerjang
Bangkit, terseok dan luruh tak berdaya
Tertimbun pasir pantai, berat menyesakkan
Angin timur menerjang, penuh dendam
Terhempas nan jauh ke peradaban
Ombak lautan menggulung, kejam tak terkira
Terlumat habis tak berdaya
Inikah Dunia??
Ya, jawabmu..
Lewat hembusan angin malam yang kejam
Tersapu angin barat, kencang menerjang
Bangkit, terseok dan luruh tak berdaya
Tertimbun pasir pantai, berat menyesakkan
Angin timur menerjang, penuh dendam
Terhempas nan jauh ke peradaban
Ombak lautan menggulung, kejam tak terkira
Terlumat habis tak berdaya
Inikah Dunia??
Ya, jawabmu..
Lewat hembusan angin malam yang kejam
Kamis, 22 Januari 2015
Untitled
Entah, apa yang ingin kutuliskan..
Kubiarkan saja sepasang tanganku ini menari-nari
Entah, karena apa pula,,
Rasanya tak dapat digambarkan dengan kata
Mungkin hanya dengan menyelaminya,
Kau kan mengerti ...
Kosong,
Hanya itu..
Hampa,
Memang itu..
Sepi,
Sunyi sendiri..
Semua kata terasa tak sanggup tuk melukiskannya
Terlalu banyak kalimat-kalimat yang akan berjejalan keluar
Hingga semua kalimat itu tertahan,
Bahkan sebelum termuntahkan
Dalam goresan tinta merah
Apa, Mengapa, Siapa, Dimana
Tak sanggup diriku menjawab
Yang kurasa hanya kosong
Yang kurasa hanya hampa
Yang kurasa hanya sepi..
Ingin kutumpahkan apa yang kurasa,
Tapi ku tak tahu pada siapa ku harus membaginya
Ku tak tahu bagaimana memulainya
Mungkinkah cerita ini harus digoreskan melalui tinta merah??
Tinta merah..
Ya hanya tinta merah, pikirku
Dirikupun menyeringai membayangkan tinta merah ini..
Dan dirikupun mulai menuliskannya..
Ya, dengan tinta merah akan kutuliskan semuanya
Agar kalian mengerti diriku..
Kubiarkan saja sepasang tanganku ini menari-nari
Entah, karena apa pula,,
Rasanya tak dapat digambarkan dengan kata
Mungkin hanya dengan menyelaminya,
Kau kan mengerti ...
Kosong,
Hanya itu..
Hampa,
Memang itu..
Sepi,
Sunyi sendiri..
Semua kata terasa tak sanggup tuk melukiskannya
Terlalu banyak kalimat-kalimat yang akan berjejalan keluar
Hingga semua kalimat itu tertahan,
Bahkan sebelum termuntahkan
Dalam goresan tinta merah
Apa, Mengapa, Siapa, Dimana
Tak sanggup diriku menjawab
Yang kurasa hanya kosong
Yang kurasa hanya hampa
Yang kurasa hanya sepi..
Ingin kutumpahkan apa yang kurasa,
Tapi ku tak tahu pada siapa ku harus membaginya
Ku tak tahu bagaimana memulainya
Mungkinkah cerita ini harus digoreskan melalui tinta merah??
Tinta merah..
Ya hanya tinta merah, pikirku
Dirikupun menyeringai membayangkan tinta merah ini..
Dan dirikupun mulai menuliskannya..
Ya, dengan tinta merah akan kutuliskan semuanya
Agar kalian mengerti diriku..
Selasa, 20 Januari 2015
Sajak Tak Sempurna
Tercetak jelas langkah kaki di atas pasir itu
Tercetak juga kisahku di tiap langkah
Ku tak ingin menghapusnya
Namun, hanya berharap sang ombak mampu menghapusnya
Riak-riak ombak saling berkejaran
Seakan-akan hendak menerkam diriku
Kupasrahkan saja,
Ribuan ombak itu menggulung diriku
Kupejamkan mata dan bersiap menyambutnya
Sayang beribu sayang...
Mendekatpun kau tak mau..
Bagaimana bisa kita akan bercengkrama bersama..
Ingin kusampaikan,,
Pada langit, matahari, awan, ombak dan pasir
Semua yang kurasa saat ini
Entah darimana ku kan memulai
Jika barisan burung camar itu tak segera pulang
Terbersit dalam benakku,
Jika ku menjadi sepertimu
yang bebas melanglang buana,
Menikmati setiap panorama
Berhenti di setiap view yang indah
Dan melepaskan segala penat di situ..
Mungkinkah ku bisa??
Sajak ini tak kan sempurna..
Tanpa goresan tintamu..
Takkan sempurna,,
Jika ini hanya pemikiranku saja
Bolehkah ku bertanya padamu,,
Bisakah kau sempurnakan sajak ini untukku??
Tercetak juga kisahku di tiap langkah
Ku tak ingin menghapusnya
Namun, hanya berharap sang ombak mampu menghapusnya
Riak-riak ombak saling berkejaran
Seakan-akan hendak menerkam diriku
Kupasrahkan saja,
Ribuan ombak itu menggulung diriku
Kupejamkan mata dan bersiap menyambutnya
Sayang beribu sayang...
Mendekatpun kau tak mau..
Bagaimana bisa kita akan bercengkrama bersama..
Ingin kusampaikan,,
Pada langit, matahari, awan, ombak dan pasir
Semua yang kurasa saat ini
Entah darimana ku kan memulai
Jika barisan burung camar itu tak segera pulang
Terbersit dalam benakku,
Jika ku menjadi sepertimu
yang bebas melanglang buana,
Menikmati setiap panorama
Berhenti di setiap view yang indah
Dan melepaskan segala penat di situ..
Mungkinkah ku bisa??
Sajak ini tak kan sempurna..
Tanpa goresan tintamu..
Takkan sempurna,,
Jika ini hanya pemikiranku saja
Bolehkah ku bertanya padamu,,
Bisakah kau sempurnakan sajak ini untukku??
Minggu, 18 Januari 2015
Sebiru Hari ini
Yang kusadari hanyalah isi hatiku sebiru hari ini.
Namun sayang,
Langit biru itu telah terusik oleh awan pekat kelabu
Yang datangnya selalu bergerombol dan mengusik cantiknya langit biru
Hari ini pula,
Kuputuskan untuk menutup semua lembaran kelam itu
Lembaran kelam yang mengusikku hidupku
Entah, sekelam lembaran itu mengendap dalam diriku
Hari ini juga,
Kuputuskan hujan turun
Menyirami segumpal endapan kelam diriku ini
Entah, akankah hilang atau malah lebih mengendap lagi..
Ku tak tahu, yang pasti Hujan kan turun di diri ini
Dan Hari ini,
Kabar baik itu telah cukup membantuku
Mengenyahkanmu dari segala inci pikiranku
Kabar baik itu kuharapkan
Menghapuskan setiap jejak kelam yang kau tinggalkan
Entah, butuh berapa banyak air hujan untuk melenyapkanmu
Hingga tuntas tak bersisa
Di Hari ini,
Kuikhlaskan semua tentangmu
Enyah tak berbekas di diri ini
Dan kumulai lagi, membuka lembaran baru hidupku
Tanpamu, jejak kelam yang selalu menghantuiku
Entah, berapa banyak waktu yang akan kubunuh untuk mengenyahkan segala tentangmu
Hari ini akan jadi bersejarah bagiku,,
Karna ku telah mendapatkan kabar baik itu..
Dan menuntaskan semua jejak kelam itu
Jadi, akan selalu kuingat
Tanggal dan tahun serta kota tempatku berada saat ini
Malang, 19 januari 2015
Minggu, 11 Januari 2015
PK
Hi guys, kali ini aku bakalan ngeshare pilem yang bagus banget. Mungkin ada yang sudah lihat dan ada yang belum, buat yang sudah lihat saling comment yuk biar banyak yang liat pilem ini :D.
Pilem yang dibintangi oleh Aamir Khan dan Anushka Sharma ini terbilang sangat unik. Pasalnya pilem ini bercerita tentang seorang alien yang terperangkap di bumi karena remote controlnya dicuri. Aamir khan yang memerankan sosok seorang alien tersebut. Bercerita tentang fenomena-fenomena sosial yang terjadi, baik dari segi moral maupun agama. Sedikit kontroversial tapi pilem ini bener-bener keren guys, kalo kata aku sih TOP BGT. Pilem yang memuat batasan-batasan agama dan tradisi yang melekat di masyarakat India. Sempat menuai kontroversi dari pihak India, namun pilem ini tengah laris dan telah ditonton oleh banyak orang. Penasaran kan?? buruan tonton dan simpulkan sendiri guys!
Pilem ini menuntut kita untuk selalu berfikir terhadap fenomena sosial yang tengah terjadi di sekitar kita. Fenomena sosial yang ada dapat dijadikan renungan, apakah itu baik atau buruk bagi kita. Pilem ini mengajarkan kita untuk memeluk keyakinan kita dengan sungguh-sungguh bukan sekedar ikut-ikutan aja guys. Kita dituntut untuk mengkritisi nasihat-nasihat pemuka agama jika tidak ada sumber yang jelas. Janganlah kita mengkritisi nasihat-nasihat itu jika sumbernya sudah jelas. Ingat, pemuka agama juga manusia dan pernah berbuat salah. Jadi, kesimpulannya yakinilah setiap keyakinan yang kalian peluk itu dengan sepenuh hati, bukan taklid buta semata (ikut-ikutan tanpa dasar yang jelas). Keyakinan kita pada Tuhan YME akan selalu menumbuhkan harapan kita.
Dunia ini penuh dengan salah sambung yang kita ciptakan sendiri. Kita selalu mereka-reka semua dengan keyakinan kita sendiri, padahal yang terjadi belum tentu seperti itu. Agama bukan alasan kita untuk tidak mau membantu sesama. Walaupun agama kita berbeda, kita tetap sama di mata Tuhan.
Dalam pilem ini, Peekay (PK) berpesan "Percayalah selalu pada Tuhan yang menciptakan kita semua, dan Musnahkanlah tuhan-tuhan yang kita ciptakan."
Link Download : http://mylinkgen.com/p/MzAzNjU
Subtitlenya download di subscene ya..
Senin, 05 Januari 2015
Resolusi baru di tahun baru
Hi Guys, kira-kira apa nih resolusi kamu di awal tahun ini, pasti banyak deh. Ada yang bilang, resolusi di tahun selanjutnya adalah melanjutkan yang belum tercapai di tahun-tahun sebelumnya. Sebenernya kenapa sih belum tercapai? mungkin kita belum memperjuangkannya semaksimal mungkin guys. Resolusiku sendiri sama sih kaya kalimat di atas itu, masih banyak impian-impian yang belum tercapai dan malah belum terwujud sama sekali. Terlalu banyak agenda impian yang terlewat tanpa kepastian. Mungkin akan menjadi pembenaran bagi kita jika banyak impian yang belum tercapai, dengan selalu menyalahkan waktu. Entah ada yang berucap belum sempetlah, sibuklah, banyak kerjaanlah, sampai semua impian itu cuman jadi sekedar impian aja.
Mungkin yang harus kita lakukan saat ini, adalah muhasabah ato kata kerennya intropeksi diri. Yaah mungkin memang harus instropeksi diri dan juga mengevaluasi lagi resolusi-resolusi kita itu. Kita harus mempertimbangkan kembali, menghitung kembali semua kemungkinan-kemungkinan yang ada, hingga mungkin harus mencoret-coret banyak impian yang tidak penting lagi. Tahun baru bukanlah akhir dari seluruh resolusi-resolusi di tahun kemarin. Tahun baru adalah awal bagi kita untuk menyambut resolusi-resolusi kemarin. Ingat, Allah SWT memberikan apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan. Seperti pepatah, Manusia hanya bisa merencanakan Tuhanlah yang memutuskan. So, yang harus kita buktikan dalam pergantian tahun hanyalah tercapainya resolusi-resolusi besar dalam tahun sebelumnya. Semoga, tahun baru mendatangkan rezeki baru bagi kita yang dengan begitu, semua impian/resolusi kita dapat terwujud semua, Aamiin.
Banyak impian terkadang banyak pula rintangannya. Jangan kira, hidup kita akan selancar yang kita bayangkan. Kata yang harus kita pegang untuk mewujudkan impian-impian itu adalah "never give up" ato bahasa gaolnya jangan nyerah men. Ungkapan jangan menyerah ini sangat ampuh untuk membantu kita mewujudkan semua mimpi-mimpi kita. Contohnya dapat kita lihat dari tujuan utama Ryan d'massiv yang menciptakan lagu ini untuk memotivasi mereka yang mengidap penyakit berat. Dan nyatanya lagu ini mampu menginspirasi banyak orang lainnya untuk selalu berjuang dan jangan mudah menyerah. Bagaimana dengan kalian? apakah kita harus kalah dengan mereka yang sakit? Bahkan mereka yang sakitpun berusaha sekuat tenaga untuk selalu berjuang. Maka, kita yang sehatpun harus BISA dan selalu berjuang mewujudkannya.
*Tulisan ini juga dipakai untuk memotivasi penulis
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)


