Cari Blog Ini

Minggu, 18 Januari 2015

Sebiru Hari ini


Entah, kenapa harus memakai judul itu, ku tak tahu.
Yang kusadari hanyalah isi hatiku sebiru hari ini.
Namun sayang,
Langit biru itu telah terusik oleh awan pekat kelabu
Yang datangnya selalu bergerombol dan mengusik cantiknya langit biru


Hari ini pula,
Kuputuskan untuk menutup semua lembaran kelam itu
Lembaran kelam yang mengusikku hidupku
Entah, sekelam lembaran itu mengendap dalam diriku

Hari ini juga,
Kuputuskan hujan turun
Menyirami segumpal endapan kelam diriku ini
Entah, akankah hilang atau malah lebih mengendap lagi..
Ku tak tahu, yang pasti Hujan kan turun di diri ini

Dan Hari ini,
Kabar baik itu telah cukup membantuku
Mengenyahkanmu dari segala inci pikiranku
Kabar baik itu kuharapkan
Menghapuskan setiap jejak kelam yang kau tinggalkan
Entah, butuh berapa banyak air hujan untuk melenyapkanmu
Hingga tuntas tak bersisa

Di Hari ini,
Kuikhlaskan semua tentangmu
Enyah tak berbekas di diri ini
Dan kumulai lagi, membuka lembaran baru hidupku
Tanpamu, jejak kelam yang selalu menghantuiku
Entah, berapa banyak waktu yang akan kubunuh untuk mengenyahkan segala tentangmu

Hari ini akan jadi bersejarah bagiku,,
Karna ku telah mendapatkan kabar baik itu..
Dan menuntaskan semua jejak kelam itu
Jadi, akan selalu kuingat
Tanggal dan tahun serta kota tempatku berada saat ini
Malang, 19 januari 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar