Pada Awan,,
Pada Bayu,,
Ku titipkan salamku padamu..
Pada Almari,,
Pada Meja,,
Pada Kursi,,
Ku bayangkan dirimu..
Pada Dinding,,
Pada Kertas,,
Pada Seonggok daging,,
Ku tuliskan namamu..
Seabadpun diriku tak mengenalmu,,
Sewindupun juga demikian,,
Setahun apalagi..
Namun hanya sebulan,,
Yaa hanya sebulan waktuku mengenalmu
Tak pernah lebih ataupun kurang..
Tapi sebulan itu telah menjadikanku yakin padamu..
Mungkin kau kan bertanya,,
Bagaimana bisa yakin, jika bersama saja tidak?
Terus terang, akupun tak bisa menjawabnya.
Yang kurasakan hanya keyakinan saja, tanpa sebab yang pasti..
Janganlah kau tanyakan hal yang tak bisa kujawab..
Aku hanya merasakannya,,
dan diriku hanya membaginya padamu..
Ku tak memintamu untuk bertanggung jawab
atas apa yang telah terjadi padaku..
Karna itu hakku,
Hak diriku untuk menyukaimu..
Dan kuharap dirimu memakluminya..
Namun, jika memang kita tak ditakdirkan bersama..
Maka jangan kau minta diriku untuk menghapusmu dari diriku..
Ku akan menghapusmu dengan caraku sendiri
Dan kuharap kaupun mengerti..
Satu pintaku padamu,,
Janganlah ada jarak diantara kita..
Setelah apa yang terjadi sebelumnya di antara kita..
Yah,, diantara kita saja..

mantebbb ikii
BalasHapusmanteb piee mbak yuu??
BalasHapus